Identifikasi Lapisan Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner-Schlumberger di Desa Benteng, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan

Penulis

  • Nur Hidayat Nurdin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muhammad Fawzy Ismullah Massinai Universitas Hasanuddin
  • Hasnan Sutadi Universitas Hasanuddin
  • Andi Syam Rizal Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Amirin Kusmiran Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Minarti Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.24252/jft.v13i1.67180

Kata Kunci:

Aquifer, Benteng Village, Geoelectrical, Resistivity, Wenner-Schlumberger.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran nilai resistivitas bawah permukaan guna mengidentifikasi keberadaan zona pembawa air atau akuifer di Desa Benteng, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah pesisir sering terkendala oleh ancaman intrusi air laut dan kompleksitas struktur geologi bawah permukaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah geolistrik resistivitas 2D dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger pada satu lintasan pengukuran sepanjang 174 meter. Data diolah melalui proses inversi menggunakan perangkat lunak Res2dinv untuk menghasilkan penampang resistivitas hingga kedalaman 35 meter. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga lapisan utama berdasarkan nilai resistivitasnya: lapisan clay tersaturasi air (3,17–8,78 Ωm), silty clay (8,79–16,4 Ωm), dan lapisan batu pasir tersaturasi air tawar (16,5–45,6 Ωm). Lapisan batu pasir yang bertindak sebagai akuifer utama ditemukan pada kedalaman 5–35 meter, terutama mendominasi bagian timur lintasan. Berdasarkan penampang geolistrik tersebut, direkomendasikan pengeboran sumur pada kedalaman 15–35 meter untuk mendapatkan sumber air bersih yang optimal.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Syamsuddin, Fajar, M., Wirawan, A. H., Salsabila, N., Rezky, Massinai, M. F. I., Selfiana, S Harimei, B. (2023). Determination of Seawater Intrusion Zones Using the Resistivity Method in Kelurahan Soreang, Maros District, South Sulawesi Province. Jurnal Geocelebes, 7(2), ISSN: 2579-5546. https://doi.org/10.20956/geocelebes.v7i2.23710.

[2] Syafnur, A., Jibran, H., Tonapa, W. D., Sae, A., S Nurdin, N. H. (2023). Investigation of Groundwater Aquifer Using Electrical Resistivity Method Wenner-Schlumberger Array Mattoangin Village, Bantimurung District, Maros Regency. Jurnal Geocelebes, 7(1), ISSN: 2579-5546. https://doi.org/10.20956/geocelebes.v7i1.23302.

[3] Sukamto, R. (1982). Peta Geologi Lembar Pangkajene dan Watampone Bagian Barat, Sulawesi. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

[4] Syamsuddin, E., Maulana, A., Assegaf, A. H., S Irfan, U. R. (2025). Integrating electrical resistivity tomography and x-ray fluorescence for characterizing limestone in the Wapulaka formation, Central Buton, Indonesia. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 12(4), ISSN: 2502-2458.https://doi.org/10.15243/jdmlm.2025.124.7871.

[5] Puspitasari, N. D., Syamsuddin, E., S Aswad, S. (2019). Subsurface prediction using resistivity method (Case study: Bira, South Sulawesi, Indonesia). Journal of Physics: Conference Series,1341(8),ISSN:1742-6596.https://doi.org/10.1088/1742-6596/1341/8/082028.

[6] Okviyani, N., Sebrahim, A., S Mahyuni, E. T. (2020). Identifikasi Air Tanah Kawasan Cagar Purbakala Leang-Leang Kabupaten Maros dengan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner-Schlumberger. Jurnal Geocelebes, 4(2), ISSN: 2579-5546.

https://doi.org/10.20956/geocelebes.v4i2.11102.

[7] Syamsuddin, E., Lantu, S Hamzah, M. (2019). Application of Geoelectrical Resistivity Method for Groundwater Exploration Using Wenner-Schlumberger Configuration in Sampakang, Maros Regency, Indonesia. Journal of Physics: Conference Series, 1341(8), ISSN: 1742-6596. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1341/8/082046.

[8] Rahmaniah, Wahyuni, A., Massinai, M. F. I., Mun’im, A., S Massinai, M. A. (2021). Resistivity Method for Characterising Subsurface Layers of Coastal Areas in South Sulawesi, Indonesia. Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology, 6(4), ISSN: 2541-5794. https://doi.org/10.25299/jgeet.2021.6.4.6242.

[9] Kementrian ESDM, (2017). Peta Cekungan Air Tanah Provinsi Sulawesi Selatan. Bandung: ESDM

[10] Loke, M. H. (2004). Tutorial: 2-D and 3-D Electrical Imaging Surveys. Penang: Geotomo Software.

[11] Everett, M. E. (2013). Near-Surface Applied Geophysics. Cambridge: Cambridge University Press.

[12] Badan Standardisasi Nasional. (2012). SNI 2528:2012 Tata Cara Pengukuran Geolistrik Wenner Untuk Eksplorasi Air Tanah. Jakarta: BSN.

[13] Sanny, T.A., Asrib, M.L. S Insani, A.Z.M. 2023. Karakterisasi tanah menggunakan pendekatan Electrical Resistivity Tomography (ERT) pada lahan non tipikal Ipomoea Batatas “Cilembu.” Jurnal Penelitian Pendidikan IPA 9: 6128–6135 https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i8.4653

[14] Balarabe, B., S Bery, A. A. (2021). Modeling of soil shear strength using multiple linear regression (MLR) at Penang, Malaysia. Journal of Engineering Research, 9(3), 40-51. https://doi.org/10.36909/jer.v9i3A.7675

[15] deGroot-Hedlin, C. S Constable, S. 1990. Occam’s inversion to generate smooth, two-dimensional models from magnetotelluric data. Geophysics 55(12): 1613–1624. https://doi.org/10.1190/1.1442813

[16] Ellis, R.G. S Oldenburg, D.W. 1994. Applied geophysical inversion. Geophysical Journal International 116(1): 5–11. https://doi.org/10.1111/j.1365-246X.1994.tb02122.x.

[17] Loke, M.H. S Dahlin, T. 2002. A comparison of the Gauss–Newton and quasi-Newton methods in resistivity imaging inversion. Journal of Applied Geophysics 49(3): 149–162. https://doi.org/10.1016/S0926-9851(01)00106-9.

[18]Sasaki, Y. 1992. Resolution of Resistivity Tomography Inferred from Numerical Simulation. Geophysical Prospecting 40(4): 453–463. https://doi.org/10.1111/j.1365-2478.1992.tb00536.x.

Diterbitkan

2026-10-19

Cara Mengutip

Nurdin, N. H., Massinai, M. F. I., Sutadi, H., Rizal, A. S., Kusmiran, A., & Minarti. (2026). Identifikasi Lapisan Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Wenner-Schlumberger di Desa Benteng, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. JFT : Jurnal Fisika Dan Terapannya, 13(1), 1–11. https://doi.org/10.24252/jft.v13i1.67180

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama