Ekoliterasi: Apotek Hidup dan Ecoenzyme di SMPN 30 Bulukumba
DOI:
https://doi.org/10.24252/khidmah.v5i2.51862Kata Kunci:
Ekoliterasi, Ecoenzyme, Apotek HidupAbstrak
Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu wilayah administratif kabupaten di Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran ekologis peserta didik dengan memperkenalkan konsep apotek hidup yang menekankan pemeliharaan tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan, lingkungan serta pemanfaatan lahan kosong dan untuk memperkenalkan dan menginformasikan mengenai pengolahan limbah organik tak terpakai menjadi pupuk cair yang bermanfaat bagi tumbuhan (Ecoenzyme). Penelitian ini juga bertujuan untuk mengukur efektivitas penggunaan ecoenzyme dalam meningkatkan produktivitas tanaman. Dalam penelitian ini digunakan metode pengujian dan analisis terhadap enzim-enzim alami yang dihasilkan dari bahan-bahan organik dan metode identifikasi tanaman obat.
Unduhan
Referensi
Adawiah, R., & Jiwa, M. (2014). Ecological Literacy Among Secondary School Students. Conference Paper, June.
Desfandi, M., Maryani, E., & Disman. (2017). Building Ecoliteracy Through Adiwiyata Program (Study At Adiwiyata School In Banda Aceh). Indonesian Journal Of Geography, 49(1), 51–56. Https://Doi.Org/10.22146/Ijg.11230
Fachmi, M., Putri, N. V., Rahmawati, R., & Dammar, T. H. (2022). Penyuluhan Pentingnya Bumdes Sebagai Penggerak Ekonomi Desa Batang Kabupaten Bulukumba. Celebes Journal Of Community Services, 1(2), 14–19. Https://Doi.Org/10.37531/Celeb.V1i2.215
Firman Ihsan, A., & Arwieny Hanami, Z. (2020). Implementasi Ekoliterasi Di Era Pascaliterasi. Prosiding Seminar Nasional Adiwidya 8 Pascasarjana ITB. Https://Www.Researchgate.Net/Publication/348522744
Hamid Aly, A., Zulfahmy, A., Arifin, F., Kumalasari, I., Noviyanti, L., Arinda Veranita, M., Lucky Fahmi, M., & Fitri Anggraeni, W. (2020). “Apotek Hidup” Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Dalam Mencegah Penyebaran Covid-19. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 1(4).
Intan Maharani, A., & Arinda Putri, P. (2023). Program P5 Sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka: Faktor Penghambat Dan Upayanya. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora, 1(2), 176–187. Https://Doi.Org/10.59024/Atmosfer.V1i2.153
Nurhamida, Amida, N., Rohiat, S., & Elvinawati. (2021). ANDROMEDA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme Pada Level Rumah Tangga Menuju Konsep Eco-Community. Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia, 1(2).
Pratiwi, N. I. (2020). Degradasi Sampah Organik.
Rahmawati, S. N., & Yaswinda. (2021). Penerapan Eco Enzyme Pada Pembelajaran Sains Terkait Lingkungan Di Taman Kanak-Kanak. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 5(2).
Rochyani, N., Utpalasari, R. L., & Dahliana, I. (2020). Analisis Hasil Konversi Eco Enzyme Menggunakan Nenas (Ananas Comosus ) Dan Pepaya (Carica Papaya L.). Jurnal Univ Pgri, 5(2).
Rusmina, Miswan, & Pitopang, R. (2015). Studi Etnobotani Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Suku Mandar Di Desa Sarude Sarjo Kabupaten Mamuju Utara Sulawesi Barat. In Jurnal Biocelebes (Vol. 9, Issue 1).
Siregar, M., Meilanie, S. M., & Purwanto, A. (2020). Pengenalan Ecoliteracy Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 719. Https://Doi.Org/10.31004/Obsesi.V5i1.700
Sultan, M., & Abu, S. I. (2021). Partisipasi Masyarakat Bulukumba Dalam Pembangunan Daerah Di Kalimantan Timur. Jurnal Sosialisasi, 7(1).
Wawan Budiyanto, C., Yasmin, A., Nura Fitdaushi, A., Qubaila Sitta Zidni Rizqia, A., Rara Safitri, A., Nurul Anggraeni, D., Heba Farhana, K., Quatly Alkatiri, M., Yudha Perwira, Y., & Ardhi Pratama, Y. (2022). Mengubah Sampah Organik Menjadi Eco Enzym Multifungsi: Inovasi Di Kawasan Urban. DEDIKASI: Community Service Reports, 4(1).
Yuliyanthi, L., & Etmagusti, S. (2015). Efektivitas Ekoliterasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Masyarakat Mengenai Education For Sustainable Development Berbasis Tanaman Pangan Lokal (Studi Kasus Di Kecamatan Bangli). Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).







