Jaminan Fidusia dalam Transaksi Perbankan; Studi Komparatif Hukum Positif dan Hukum Islam

Authors

  • Muhammad Sabir Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Rifka Tunnisa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.24252/mh.v2i1.14284

Abstract

 

Penerapan Hukum Jaminan Fidusia dalam transaksi perbankan. Produk-produk transaksi perbankan hampir seluruhnya menerapkan jaminan. transaksi perbankan di lembaga keuangan konvensional berbasiskan utang-piutang sehingga penerapan jaminan fidusia dapat diterapkan. Akan tetapi, transaksi perbankan di keuangan syariah tidak seluruhnya berbasis utangpiutang, namun juga ada yang berbasis modal kerja dan jasa. Pada dua transaksi perbankan terakhir tidak ditemukan adanya utang-piutang secara prinsip sehingga penerapan jaminan fidusia tidak kompatibel dengan model transaksi perbankan tersebut. Jaminan surat (al-rahn al-tasjili) adalah bentuk jaminan yang dikenalkan dalam Islam yang memiliki kemiripan dengan jaminan fidusia meskipun tidak sama persis. 

 

Kata Kunci: Jaminan Fidusia, Hukum Positif, Hukum Islam

 

Abstract

Application of the Fiduciary Guarantee Law in banking transactions. Banking transaction products almost all implement collateral. Banking transactions in conventional financial institutions are based on debts so that the application of fiduciary guarantees can be applied. However, banking transactions in Islamic finance are not entirely based on debt, but there are also those based on working capital and services. In the last two banking transactions there were no principal debts found so that the application of fiduciary collateral was not compatible with the banking transaction model. A letter guarantee (al-rahn al-tasjili) is a form of guarantee introduced in Islam that has similarities to a fiduciary guarantee even though it is not exactly the same.

 

Keywords: Fiduciary Guarantee, Positive Law, Islamic Law

References

Ascarya. (2011). Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Gunawan Widjaja, & Ahmad Yani. (2001). Seri Hukum Bisnis Jaminan Fidusia (Cet. II). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Huda, Nurul, & Heykal, Mohamad. (2013). Lembaga Keuangan Islam: Tinjauan Teoritis dan Praktis (Cet. 2). Jakarta: Kencana.

Mustofa, Imam. (2016). Fiqh Muamalah Komputer. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nurani. (2018). Mekanisme penggunaan jaminan kebendaan dalam pembiayaan bank syariah di Indonesia dan Malaysia. 18(1).

Paparang, Fatma. (2014). Implementasi jaminan fidusia dalam pemberian kredit di Indonesia. LPPM Bidang EkoSosBudKum, 1(2).

Salim, H. S. (2004). Perkembangan Hukum Jaminan di Indonesia (Cet. I). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Salim. (2008). Perkembangan Hukum Jaminan di Indonesia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Supianto. (2015). Hukum Jaminan Fidusia. Jember: Garudhawaca.

Sutedi, Adrian. (2011). Hukum Gadai Syariah. Bandung: Alfabeta.

Syatar, Abdul. (2012). Konsep masyaqqah perspektif hukum Islam: Implementasi terhadap isu-isu fikih kontemporer. Makassar: UIN Alauddin Makassar. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/id/eprint/6009

Wahid, Nur. (2018). Pelibatan akad ijarah dalam praktik rahn di bank syariah perspektif hukum ekonomi syariah. Al-Manahij, 12(1).

Wawointana, Riedel. (2013). Manfaat jaminan fidusia dalam pelaksanaan perjanjian kredit bank. Lex Privatum, 1(3).

Widjaja, Gunawan. (2003). Jaminan Fidusia (Cet. III). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Yasir, M. (2016). Aspek hukum jaminan fidusia. 3(1).

Zuhaili, Wahbah. (2002). Fiqh Islam wa Adillatuhu. Beirut: Dar Al-Fikr.

Zuhaili, Wahbah. (2011). Fiqh Islam wa Adillatuhu (Terj. Abdul Hayyie al-Kattani). Jakarta: Gema Insani.

Downloads

Published

2020-06-20

How to Cite

Sabir, M., & Tunnisa, R. (2020). Jaminan Fidusia dalam Transaksi Perbankan; Studi Komparatif Hukum Positif dan Hukum Islam. Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab, 2(1). https://doi.org/10.24252/mh.v2i1.14284

Issue

Section

Articles