Pelestarian Cagar Budaya dan Kesadaran Sejarah Generasi Muda di Kabupaten Maros
Keywords:
Budaya;, Sejarah; , Pelestarian; , Kesadaran;, Generasi MudaAbstract
Kesadaran sejarah adalah kunci penguatan identitas, namun kini sering diabaikan, terutama di era Revolusi Industri 4.0 yang didominasi teknologi seperti media sosial, kecerdasan buatan, dan sistem komputasi awan. Pengetahuan historis cenderung dianggap kurang relevan dibandingkan pengetahuan berbasis teknologi. Hal ini berkontribusi pada krisis identitas bangsa, khususnya di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran sejarah menjadi sangat mendesak untuk memperkuat identitas kebangsaan, yang di Indonesia diikat oleh agama dan sejarah panjang. Metode yang digunakan yaitu pendekatan Partisipatoris. Partisipatoris diketahui sebagai elemen dasar pemberdayaan masyarakat. Pemberdaya hadir berpartisipasi dan memobilisasi masyarakat. Dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keberadaan mereka sebagai agen perubahan sosial. Potensi pelestarian cagar budaya di Maros besar, tetapi membutuhkan pendekatan inklusif melalui edukasi yang menarik, dukungan pemerintah, dan pemanfaatan teknologi. Upaya ini dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya sebagai identitas lokal dan nasional.
References
Ajis, A A, ‘Strategi Kebijakan Menjaga Warisan Budaya Bandar Aceh Darussalam Di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh’, Jurnal Konservasi Cagar Budaya 2019, 2019.
Aksa, and Nurhayati, ‘Moderasi Beragama Berbasis Budaya Dan Kearifan Lokal Pada Masyarakat Donggo Di Bima’, HARMONI: Jurnal Multikultural & Multireligius, 19.2 (2020)
Baidari, L, Generasi Milenial Mencari Mursyid (Study Pada Praktik Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah Di Kalangan Anak Muda Kecamatan Manggeng Kabupaten (Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, 2022)
Iramdhan, Iramdhan, ‘Paham Nasionalisme Dan Pergerakan Kebangsaan Di Indonesia Dari Tahun 1900-1942’, Sosio E-Kons, 2017, doi:10.30998/sosioekons.v9i1.1687
Rahman, A, and M Riyani, ‘Pelestarian Warisan Sejarah Budaya Berbasis Masyarakat Di Kabupaten Aceh Tamiang’, Seminar Nasional Peningkatan Mutu 2020.
Simbolon, Paulina Br, ‘PENDIDIKAN SEJARAH SEBAGAI PENGUAT PENDIDIKAN KARAKTER’, Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sejarah, 2.1 (2023), pp. 95–101, doi:10.22437/KRINOK.V2I1.24256
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Once an article was published in the journal, the author(s) are:
- granted to the journal right licensed under Creative Commons License Attribution that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship.
- permitted to publish their work online in third parties as it can lead wider dissemination of the work.
- continue to be the copyright owner and allow the journal to publish the article with the CC BY-NC-SA license
- receiving a DOI (Digital Object Identifier) of the work.




