Analisis wilayah prioritas untuk pengembangan infrastruktur adaptif (taman banjir) di Kota Bandar Lampung menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)
DOI:
https://doi.org/10.24252/teknosains.v20i2.61556Keywords:
Infrastruktur adaptif, Kerawanan banjir, SIG, Taman banjir, Weighted overlayAbstract
Kota Bandar Lampung menghadapi tantangan banjir kompleks akibat urbanisasi, perubahan lahan, dan perubahan iklim. Pendekatan konvensional dinilai kurang efektif, sehingga diperlukan solusi berbasis alam seperti taman banjir. Penelitian ini bertujuan menganalisis wilayah prioritas pengembangan infrastruktur adaptif berdasarkan kerawanan banjir menggunakan analisis spasial SIG. Metode weighted overlay diterapkan dengan lima parameter fisik: bentuk lahan, kelerengan, jenis tanah, ketinggian, dan curah hujan menggunakan ArcGIS. Hasilnya mengidentifikasi Kecamatan Teluk Betung Selatan (19,65%), Tanjung Senang (16,70%), Teluk Betung Barat (12,03%), dan Panjang (9,75%) sebagai prioritas pengembangan infrastruktur adaptif yang memerlukan intervensi segera. Peta zonasi yang dihasilkan memberikan dasar ilmiah untuk perencanaan tata ruang dan menawarkan solusi berkelanjutan berbasis alam yang sejalan dengan agenda adaptasi perubahan iklim dan ketahanan bencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ina Winiastuti Hutriani, Muhammad Saddam Ali, Zulvita Amanda, Bagas Arianto, Cindy Romauly Elysabeth Manurung, Muhammad Arya Wibowo, Luthfie Adli Wistoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This license allows authors to copy, redistribute, remix, transform, and build upon the Work, in any format or medium, for any purpose including commercial purpose, on a perpetual basis provided they credit the Work and the authors. Authors
must explain any changes that were made from the original and may not suggest the authors endorse the use. The resultant work must be made available under the same terms, and must include a link to the CC BY 4.0 International License.





