Analisis kesesuaian perairan untuk budidaya ikan kerapu (Epinephelus sp.) menggunakan data penginderaan jauh dan sistem informasi geografis di Perairan Kota Probolinggo
DOI:
https://doi.org/10.24252/teknosains.v19i3.63034Keywords:
Budidaya kerapu, Citra satelit, Kesesuaian perairan, Oseanografi, Sistem Informasi GeografisAbstract
Budidaya ikan kerapu (Epinephelus sp.) berbasis keramba jaring apung (KJA) membutuhkan kondisi perairan yang sesuai, terutama terkait parameter oseanografi seperti kedalaman, salinitas, suhu, klorofil-a, total suspended solid (TSS), dan arus. Penelitian ini bertujuan memetakan tingkat kesesuaian perairan untuk budidaya kerapu di wilayah pesisir Probolinggo dengan memanfaatkan citra satelit MODIS/Aqua, VIIRS, dan Sentinel-3 OLCI. Parameter oseanografi diekstraksi dari citra Level-2 menggunakan algoritma standar NASA Ocean Color dan algoritma TSS Laili. Analisis spasial dilakukan melalui proses reclassify, pembobotan, dan teknik weighted overlay aplikasi sistem informasi geografis untuk menentukan kelas kesesuaian perairan, yakni sangat sesuai (S1), sesuai (S2), dan tidak sesuai (S3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi perairan berada pada kisaran optimum budidaya, dengan suhu permukaan laut 30,24–30,50°C, salinitas 32,93–33,02 ppt, TSS 8.57–22,59 mg/L, serta konsentrasi klorofil-a yang mendukung kesuburan perairan. Kedalaman perairan 5–25 meter juga sesuai dengan standar kebutuhan struktural KJA. Secara spasial, wilayah sangat sesuai (S1) memiliki luas 4.951,67 ha (16,91%), wilayah sesuai (S2) mencakup 23.574 ha (80,52%), dan wilayah tidak sesuai (S3) seluas 749,94 ha (2,56%). Hasil analisis menunjukkan bahwa lebih dari 97% perairan Probolinggo masih layak dan potensial untuk pengembangan budidaya kerapu, sehingga dapat menjadi dasar perencanaan kawasan budidaya laut yang berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indri Ika Widyastuti, Friska Intan Sukarno, Tri Tiyasmihadi, Puspa Aulia Widya Ningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This license allows authors to copy, redistribute, remix, transform, and build upon the Work, in any format or medium, for any purpose including commercial purpose, on a perpetual basis provided they credit the Work and the authors. Authors
must explain any changes that were made from the original and may not suggest the authors endorse the use. The resultant work must be made available under the same terms, and must include a link to the CC BY 4.0 International License.





