Isolasi dan karakterisasi konsorsium bakteri indigen potensial pendegradasi limbah cair rumah potong unggas
DOI:
https://doi.org/10.24252/teknosains.v20i2.69315Abstract
Limbah cair rumah potong unggas (RPU) mengandung konsentrasi tinggi polutan organik kompleks, terutama protein dan lipid, yang sulit didegradasi secara efektif menggunakan sistem berbasis mikroorganisme tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengarakterisasi, dan memformulasikan konsorsium bakteri indigenous yang mampu meningkatkan efisiensi biodegradasi limbah cair RPU. Isolat bakteri indigenous diperoleh dari sedimen laguna anaerob rumah potong unggas dan diseleksi berdasarkan aktivitas proteolitik dan lipolitiknya. Tiga isolat unggul, yaitu RPU-1, RPU-3, dan RPU-7, dipilih serta diuji kompatibilitasnya sebelum diformulasikan menjadi suatu konsorsium. Konsorsium yang dihasilkan (KBP-RPU) kemudian dievaluasi pada reaktor batch aerob skala laboratorium yang berisi limbah cair RPU tanpa perlakuan awal selama 96 jam. Hasil penelitian menunjukkan penurunan yang signifikan pada parameter utama pencemar, yaitu Chemical Oxygen Demand (COD) sebesar 91,4 ± 1,4%, Biochemical Oxygen Demand (BOD) sebesar 88,7 ± 1,2%, dan total lipid sebesar 94,2% setelah 96 jam inkubasi. Pola penurunan parameter pencemar yang berlangsung secara bertahap selama masa inkubasi mengindikasikan bahwa konsorsium bakteri memiliki kemampuan biodegradasi yang efektif terhadap senyawa organik dan lipid dalam limbah cair RPU. Dibandingkan dengan sistem pengolahan biologis yang telah dilaporkan sebelumnya, konsorsium KBP-RPU menunjukkan efisiensi biodegradasi yang relatif tinggi dengan waktu retensi yang lebih singkat. Temuan ini menunjukkan bahwa konsorsium bakteri indigenous berpotensi dikembangkan sebagai agen bioaugmentasi untuk mendukung pengolahan limbah cair rumah potong unggas yang berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Lutfianti, Dhela Natsir, Dirhamzah Dirhamzah, Hafsan Hafsan, Rusmadi Rukmana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This license allows authors to copy, redistribute, remix, transform, and build upon the Work, in any format or medium, for any purpose including commercial purpose, on a perpetual basis provided they credit the Work and the authors. Authors
must explain any changes that were made from the original and may not suggest the authors endorse the use. The resultant work must be made available under the same terms, and must include a link to the CC BY 4.0 International License.





