PENERAPAN ARSITEKTUR METAFORA PADA MUSEUM GALUNG LOMBOK DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
DOI:
https://doi.org/10.24252/timpalaja.v8i1a15Kata Kunci:
arsitektur metafora, museum, polewali mandar, sejarahAbstrak
Kabupaten Polewali Mandar memiliki potensi besar sebagai pusat pelestarian dan edukasi budaya lokal. Daerah ini pernah menjadi pusat pemerintahan kerajaan Pitu Ulunna Salu dan Pitu Baqbana Binanga pada masa lalu, sehingga daerah ini memiliki banyak peninggalan sejarah dan budaya. Dengan perancangan museum dengan pendekatan arsitektur metafora dapat menjadi sarana untuk menyampaikan nilai-nilai berita dan historis melalui pendekatan arsitektur metafora, sebagai salah satu bukti sejarah bahwa rakyat Mandar punya andil dalam mempertahankan kemerdekaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi kasus, survey lapangan, wawancara, dan literatur review. Elemen-elemen arsitektur seperti bentuk atap, material, dan tata ruang diinterpretasikan ulang menciptakan identitas bangunan yang kuat, relevan dengan konteks lokal, dan komunikatif secara visual untuk mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal, keberlanjutan, dan fungsi lumbung padi sebagai simbol kemakmuran dan persatuan. Penerapan arsitektur metafora ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya Galung Lombok serta menjadikan museum sebagai ikon budaya yang menarik dan edukatif.
Referensi
Asshofie, S., Saladin, A., & Topan, M. A. (2021). Studi komparasi arsitektur metafora pada bangunan oceanarium. Prosiding Seminar Intelektual Muda, 3(1), 351–356. https://doi.org/10.25105/psia.v3i1.13067
Bunari, B., Ananda H., R., Br. S., Y., Rafif, M., Delawati, A., & Agustine, V. (2025). Pelestarian sejarah lokal melalui optimalisasi fungsi koleksi museum: Pengabdian masyarakat di Museum Sang Nila Utama. Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan, 2(1), 9–20. https://doi.org/10.62951/dinsos.v2i1.1352
Fauziah, E. V. (2024). Perkembangan Museum Gedung Sate (2017–2022) [Skripsi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung]. Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung. https://digilib.uinsgd.ac.id/95363/
Febriady, A. (2023, December 11). Monumen Korban 40.000 Jiwa di Polman Sulbar, makam korban Westerling. detikSulsel. https://www.detik.com/sulsel/wisata/d-7083288/monumen-korban-40-000-jiwa-di-polman-sulbar-makam-korban-westerling
Herlina. (2024). Korban 40.000 Jiwa Galung Lombok [Naskah daring tidak terpublikasi].
Herlly, B. (2020). Perancangan interior Museum B. J. Habibie di Bandung [Tugas akhir, Universitas Komputer Indonesia]. UNIKOM Repository. https://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/3302/
Ismatullah, F., Tyas, W. I., & Pahlevi, R. S. (2022). Penerapan arsitektur metafora pada perancangan Islamic Centre di Kabupaten Sambas. FAD Itenas e-Proceeding, 2(2), 1–11. https://eproceeding.itenas.ac.id/index.php/fad/article/view/1232
Kridarso, E. R., Handjajanti, S., & Penyaksi, L. J. (2021). Identifikasi konsep arsitektur metafora pada bangunan The Equalizer di Bekasi. Kocenin Serial Konferensi, 1(1), 321–328. https://publikasi.kocenin.com/index.php/pakar/article/view/179
Novriyanto, Y., Wibowo, T. U. S. H., & Rustamana, A. (2024). Pemanfaatan Museum Mohammad Husni Thamrin sebagai sumber belajar sejarah siswa kelas X di SMK Makarya 1 Jakarta Selatan. Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah, 5(2), 656–666. https://doi.org/10.51874/jips.v5i2.297
Nurannisa, T., Cheris, R., & Silva, H. (2023). Konsep arsitektur metafora pada perancangan Gedung E-Sports Akademi. Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan, 5(2), 122–128. https://doi.org/10.47970/arsitekta.v5i02.491
Prihutama, M. (2020). Kajian konsep arsitektur metafora pada bangunan bertingkat tinggi. Jurnal Arsitektur ZONASI, 3(2), 220–232. https://doi.org/10.17509/jaz.v3i2.25057
Putri, A. A., Iskandaria, H., & Endangsih, T. (2021). Penerapan arsitektur metafora pada perancangan Muslim Fashion Center di Jakarta Selatan. Jurnal Maestro Arsitektur dan Teknik Elektro, 4(2), 12–19. https://jom.ft.budiluhur.ac.id/index.php/maestro/article/view/503
Rijal, S., Badollahi, M. Z., Anjarsari, H., & Syamsidar. (2019). Potensi sejarah dan budaya Mandar dalam perspektif pariwisata. Politeknik Pariwisata Makassar.
Virgiani, S. A. N., Kridarso, E. R., & Tundono, S. (2022). Studi komparasi arsitektur metafora pada bangunan pusat seni dan budaya. Humantech: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. http://publikasi.kocenin.com/index.php/huma/article/download/289/235
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Baso Muhammad Mudzar Azis, Alfiah Alfiah, Muhammad Ajwad Musdar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
By submitting your manuscript to our journal, you are following Copyright and License















