Islam Wasathiyah dalam Gagasan Politik Islam: Menguak Pemikiran Islam Wasathiyah Abdurrahman Wahid

  • Raha Bistara Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
    (ID)
  • Farkhan Fuady Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
    (ID)

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang pemikiran Islam wasathiyah Abdurrahman Wahid. Konsep Islam wasathiyah menjadi penting untuk diimplementasikan di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan library research dengan analisis deskri-ptif dan historis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Abdurrahman Wahid merupakan tokoh cendekiawan muslim yang berasal dari lingkungan pesantren. Salah satu gagasannya adalah bahwa Islam washatiyah harus bersikap moderat dan berlaku adil dalam hidup berbangsa dan bernegara sebagai syarat wajib dalam upaya menjaga perdamaian di Indonesia khususnya dan perdamaian dunia pada umumnya. Konsep Islam washatiyah ini penting diterapkan di Indonesia yang plural sekaligus untuk mem-bendung gerakan khilafah Islamiah.

References

Ahyani, H., & Nurhasanah, E. (2020). Peran Strategi Politik Islam Terhadap Perekonomian di Indonesia. Mutawasith: Jurnal Hukum Islam, Vol. 3, No. 1, 18–43.

Akbar, I. (2017). Khilafah Islamiyah: Antara Konsep dan Realitas Kenegaraan (Republik Islam Iran dan Kerajaan Islam Arab Saudi). Journal of Government and Civil Society, Vol. 1, No. 1, 95-109.

Amar, A. (2018). Pendidikan Islam Wasathiyah Ke-Indonesia-An. Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman, Vol. 2, No. 1, 18-37.

Anam, A. M. (2019). Konsep Pendidikan Pluralisme Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan, Vol. 17, No. 1 , 81–97.

Arif, M. K. (2020). Moderasi Islam (Wasathiyah Islam) Perspektif Al-Qur’an, As-Sunnah serta Pandangan Para Ulama dan Fuqaha. Al-Risalah, Vol. 11, No. 1, 22-43.

Arif, S. (2020). Moderasi Beragama Dalam Diskursus Negara Islam: Pemikiran KH Abdurrahman Wahid. Jurnal Bimas Islam, Vol. 13, No. 1, 73-104.

Azra, A. (2012). Revisitasi Islam Politik Dan Islam Kultural Di Indonesia. Jurnal Indo-Islamika, Vol. 1, No. 2, 233-244.

Basyir, K. (2016). Ideologi Gerakan Politik Islam Di Indonesia,. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 16, No. 2, 339-362.

Bistara, R. (2021). Khilafah Vis A Vis Demokrasi: Menguak Sistem Pemerintahan Negara Plural Yang Mayoritas Penduduknya Muslim. Politea: Jurnal Pemikiran Politik Islam, Vol. 4, No. 1, 95-108.

Busyro, Ananda, A. H., & Tarihoran, A. S. (2019). Moderasi Islam (Wasathiyyah) di Tengah Pluralisme Agama Indonesia. FUADUNA: Jurnal Kajian Kegamaan dan Kemasyarakatan, Vol. 03, No. 01, 1-12.

Diyani, T. (2019). Implementasi Paradigma Islam Wasathiyah; Strategi Menjaga Masa Depan Keindonesiaan. SALAM; Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, Vol. 6, No. 3 , 303–316.

Fitri, A. Z. (2015). Pendidikan Islam Wasathiyah: Melawan Arus Pemikiran Takfiri Di Nusantara. Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan, Vol. 8, No. 1 , 45-54.

Fuady, F., Rofiah, I., & Selvia. (2021). Toleransi Nasaruddin Umar Sebagai Solusi Menanggulangi Radikalisme Atas Nama Agama. Journal of Multidisciplinary Studies, Vol. 5, No. 1, 1-26.

Hadi, M. K. (2015). Abdurrahman Wahid Dan Pribumisasi Pendidikan Islam. Hunafa: Jurnal Studia Islamika, Vol. 12, No. 1 , 183–207.

Ikhsan, M. A. (2019). Al-Quran dan Deradikalisasi Paham Keagamaan di Perguruan Tinggi: Pengarusutamaan Islam Wasathiyah. Jurnal Ilmu Al Qur’an Dan Hadis, Vol. 2, No. 2, 98-112.

Irawan, M. D. (2017). Islam Wasatiyyah,Refleksi Antara Islam Modern Dan Upaya Moderasi Islam. TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 16, No. 2, 111-128.

Kamil, S. (2002). Islam Dan Demokrasi: Telaah Konseptual Dan Historis. Jakarta: Gaya Media Pratama.

Kasdi, A. (2015). Geneologi dan Sejarah Perkembangan Politik Islam. Addin: Media Dialektika Ilmu Islam, Vol. 9, No. 2, 277–308.

Komarudin, A. (2021). Kampanye Nilai-Nilai Moderasi Islam Melalui Santri Menulis (Studi Transformasi Media Dakwah di Pesantren Mahadut Tholabah Babakan Tegal). Jurnal Madaniyah, Vol. 11, No. 1, 105–120.

Mirza, M. (2010). Gus Dur Sang Penakluk (Sebuah Biografi SIngkat). Jombang: Pustaka Warisan Islam.

Niam, Z. W. (2019). Konsep Islam Wasathiyah Sebagai Wujud Islam Rahmatan Lil’Alamin: Peran Nu dan Muhammadiyah dalam Mewujudkan Islam Damai di Indonesia. PALITA: Journal of Social-Religion Research, Vol. 4, No. 2, 91-106.

Nurhidayah, Putra, A., Putra, D. P., Fadhliah, M., & Rosyada, Y. A. (2022). Moderasi Beragama Perspektif Pluralisme Abdurahman Wahid (Gus Dur). Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin, Vol. 2, No. 2, 360–369.

Othman, M. Y., Stapa, Z., Dakir, J., & Yaacob, M. (2017). Wasatiyyah: Gagasan Pendekatan Islam Hadhari. Jurnal Hadhari Edisi Khas, 21-40.

Qutb, S. (1967). Al-Adalah Al-Ijtima’iyah Fi Al-Islam. Kairo: Darul Kitab al-Arabi.

Saihu, M. (2021). Pendidikan Moderasi Beragama: Kajian Islam Wasahiyah Menurut Nurcholish Madjid. Adragogi, Vol. 3, No. 01, 16–34.

Santalia, I. (2015). K.H. Abdurrahman Wahid : Agama dan Negara, Pluralisme, Demokratisasi, dan Pribumisasi. Al- Adyaan, Vol. 1, No. 2 , 137–146.

Sari, E. S., & Dozan, W. (2021). Konsep Pluralisme Pendidikan Islam di Indonesia dalam Perspektif K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ta’limuna, Vol. 10, No. 02, 21–39.

Tim Penyusun Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Wahyudi, D., & Kurniasih, N. (2021). Religious Moderation Literacy as a Realization. Jurnal Moderasi Beragama, Vol. 01, No. 1, 1-20.

Wahyudin, Taufiq, A., & Islamy, A. (2021). Nilai Sosial Keberagamaan Islam dalam Moderasi Beragama. TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah, Vol. 3, No. 2, 273–290.

Published
2022-12-25
Section
Artikel
Abstract viewed = 507 times