Profil Fitokimia dan Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanolik Peperomia pellucida pada Model Mencit Artritis Septik

Penulis

  • Ayu Handayani IAIN Palangkaraya
  • Noor Hujjatusnaini IAIN Palangkaraya
  • Ayatus Sa'adah IAIN Palangkaraya

DOI:

https://doi.org/10.24252/jb.v13i2.60378

Kata Kunci:

Antiinflamasi, artritis septik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil fitokimia dan efektivitas farmakologis ekstrak etanolik daun Peperomia pellucida terhadap mencit model artritis septik yang diinduksi Staphylococcus aureus. Kajian dilakukan melalui dua tahap utama: analisis total flavonoid dan uji aktivitas biologis in vivo. Analisis fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk flavonoid (66,96 mg QE/g) yang berperan dalam aktivitas antiinflamasi. Uji in vivo melibatkan lima kelompok perlakuan mencit (n=5), termasuk kontrol negatif, kontrol positif (ciprofloxacin), dan tiga dosis bertingkat ekstrak (60, 80, 100 mg/kgBB). Parameter yang diukur meliputi jarak tempuh, kecepatan gerak, dan pola langkah mencit. Hasil menunjukkan bahwa dosis 100 mg/kgBB mampu meningkatkan jarak tempuh dan skor pola langkah secara signifikan (p<0,05), sementara dosis 60 mg/kgBB memberikan peningkatan kecepatan tertinggi. Uji statistik Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney menguatkan signifikansi perbedaan antar kelompok. Temuan ini menegaskan bahwa P. pellucida memiliki potensi sebagai agen fitoterapeutik yang efektif dalam mengatasi inflamasi sendi berbasis model hewan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Achmad, D. (2023). Aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun Peperomia pellucida pada model inflamasi mencit. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 21(2), 145–152.

Babu, G. A., Joseph, B., & Francis, G. (2023). Antimicrobial and anti-inflammatory activity of Peperomia pellucida: A review of phytomedicine. International Journal of Pharmacognosy and Phytochemical Research, 15(1), 10–17.

Dalila, A., Hujjatusnaini, N., Sari, L. I. N. I., & Nirmalasari, R. (2025). Jumlah Koloni Staphylococcus epidermidis pada Sel Epitel Saluran Urinaria Pasca Treatment Ekstrak Daun Kecombrang (Etlingera elatior). BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, 7(1), 24. https://doi.org/10.20884/1.bioe.2025.7.1.14814

Fallon, A. E., Jin, L., & Xu, Y. (2019). Prevalence and impact of arthritis in global adult population: A systematic analysis. Global Journal of Rheumatology, 8(3), 113–121.

Febrian, R., Mahendra, A., & Lestari, S. (2018). Clinical management of septic arthritis: A review. Jurnal Kedokteran Indonesia, 9(1), 33–40.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Handayani, A., Hujjatusnaini, N., & Sa’adah, A. (2025). Profil Fitokimia dan Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanolik Peperomia pellucida pada Model Mencit Artritis Septik. Jurnal Biotek, 13(2), 280–303. https://doi.org/10.24252/jb.v13i2.60378

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama