PEMENUHAN HAK SEKSUAL NARAPIDANA DALAM MELANGGENGKAN PERNIKAHAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS I A MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.24252/qadauna.v7i2.55421Kata Kunci:
Kata Kunci: Hak Seksual, Pernikahan, Lembaga Pemasyarakatan.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak seksual narapidana dalam
melanggengkan pernikahan di Lembaga Pemasyarakatan Klas I A Makassar. Penelitian ini
mengkaji sejauh mana hak seksual narapidana diperhatikan dalam sistem pemasyarakatan,
khususnya dalam kaitannya dengan pernikahan yang terjadi di dalam lembaga
pemasyarakatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara dan
observasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun
hak seksual merupakan hak dasar yang dimiliki oleh narapidana, dalam praktiknya, terdapat
kendala dalam pemenuhannya, terutama terkait dengan regulasi yang membatasi pernikahan
dan interaksi seksual narapidana. Kendala tersebut mencakup faktor kebijakan, persepsi
masyarakat, serta keterbatasan fasilitas di lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini diharapkan
dapat memberikan gambaran tentang pentingnya pemenuhan hak seksual narapidana dalam
mendukung kesejahteraan mereka dan keberlanjutan pernikahan yang sah di dalam lembaga
pemasyarakatan.
Referensi
Abdul Wahhab Ibrahim Abu Sulaiman, “Kitab Al-Dharûrah wa al-Hâjah wa Atsaruhumâ fî at-Tasyrî‘’ al-Islâmî. 1994







