Evaluasi sediaan clay mask stick kombinasi ekstrak bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) dan madu (Genus: Apis) sebagai antioksidan
DOI:
https://doi.org/10.24252/teknosains.v20i2.60814Keywords:
Antioksidan, Bengkuang, Clay mask stick, DPPH, MaduAbstract
Clay mask stick yang mengandung ekstrak bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) dan madu (Genus Apis) dikembangkan sebagai alternatif perawatan wajah alami yang aman untuk jangka panjang. Kandungan antioksidan dari kedua bahan ini bermanfaat untuk mencerahkan kulit dan melindungi dari radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan sediaan menggunakan metode DPPH yang dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis. Metode yang digunakan adalah eksperimental, dengan variasi konsentrasi ekstrak bengkuang (4%, 5%, 6%) dan madu (2%, 3%, 4%). Parameter yang diuji meliputi aktivitas antioksidan (IC₅₀), serta karakteristik fisik seperti organoleptik, pH, homogenitas, daya lekat, daya sebar, waktu kering, dan potensi iritasi. Hasil menunjukkan bahwa sediaan memiliki bentuk, warna, dan bau yang stabil; homogenitas, daya sebar, dan waktu kering baik; namun pH, daya lekat kurang stabil dan tidak ditemukan iritasi kulit pada uji yang dilakukan. Berdasarkan uji statistik, variasi konsentrasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas antioksidan (nilai p<0,05), di mana sediaan tersebut termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat kuat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tenri Ayu Adri, Lisa Ramadani, Mukhtasyam Zuchrullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This license allows authors to copy, redistribute, remix, transform, and build upon the Work, in any format or medium, for any purpose including commercial purpose, on a perpetual basis provided they credit the Work and the authors. Authors
must explain any changes that were made from the original and may not suggest the authors endorse the use. The resultant work must be made available under the same terms, and must include a link to the CC BY 4.0 International License.





