Karakterisasi sampah plastik yang terakumulasi di Pelabuhan Timur, Kamal, Bangkalan dan aktivitas degradasinya oleh bakteri indigenous air limbah cucian garam (bittern)

Authors

  • Abdus Salam Junaedi Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura
  • Muhammad Zainuri Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura
  • Haryo Triajie Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura
  • Putri Wahyuningtyas Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura
  • Maftuh Ahnan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunodjoyo Madura

DOI:

https://doi.org/10.24252/teknosains.v19i3.62406

Keywords:

Air limbah cucian garam (bittern), Bakteri indigenous, Biodegradasi, Formulasi, Plastik

Abstract

Plastik merupakan polimer sintetis yang memiliki sifat stabil dan tahan terhadap degradasi alami. Salah satu cara untuk mengurangi akumulasi plastik di lingkungan perairan adalah menggunakan mikroorganisme sebagai agen biodegradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur parameter kualitas perairan, mengkarakterisasi jenis plastik yang ditemukan di stasiun pengambilan sampel, dan membandingkan aktivitas degradasi plastik oleh formulasi bakteri indigenous air limbah cucian garam dengan formulasi bakteri kontrol. Seluruh data pengukuran kualitas perairan, karakteristik jenis plastik, dan data aktivitas degradasi plastik dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Lokasi pengambilan sampel berada pada Perairan Pelabuhan Timur sampai Perairan Karang-Kiring, Kamal, Bangkalan. Hasil parameter kualitas air menunjukan nilai DO yang diperoleh dari stasiun 1, 2, dan 3 secara berurutan, yaitu 3,0 mg/L; 3,35 mg/L; dan 2,4 mg/L. Nilai pH yang diperoleh dari stasiun 1, 2, dan 3 secara berurutan, yaitu 8,0; 7,7; dan 7,8. Nilai suhu yang diperoleh dari stasiun 1, 2, dan 3 secara berurutan, yaitu 26,9ºC; 27,7ºC; dan 27,3ºC. Karakteristik plastik yang ditemukan di stasiun 1, 2, dan 3 didominasi oleh jenis plastik LDPE (Low-Density Polyethtlene). Aktivitas degradasi plastik terbaik ditunjukkan oleh formulasi bakteri indigenous air limbah cucian garam (bittern), yaitu nilai rata-rata berat awal sebesar 0,0019 dan berat ahkir sebesar 0,0012, sehingga diketahui hasil presentase kehilangan berat kering sebesar 40% persentase berat kering plastik. Penelitian ini menunjukkan potensi formulasi bakteri indigenous air limbah cucian garam (bittern) sebagai agen biodegradasi plastik yang efektif dan berkontribusi positif terhadap pengembangan bioteknologi lingkungan, serta dapat dijadikan sebagai acuan bagi industri dan pemangku kebijakan dalam pengelolaan limbah plastik secara berkelanjutan

Published

2026-01-07

How to Cite

Junaedi, A. S., Zainuri, M., Triajie, H., Wahyuningtyas, P., & Ahnan, M. (2026). Karakterisasi sampah plastik yang terakumulasi di Pelabuhan Timur, Kamal, Bangkalan dan aktivitas degradasinya oleh bakteri indigenous air limbah cucian garam (bittern) . Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 19(3), 437–450. https://doi.org/10.24252/teknosains.v19i3.62406

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.