Identifikasi gejala penyakit dan cendawan patogen pada tanaman cabai merah keriting (Capsicum annuum L. var. Lado)
DOI:
https://doi.org/10.24252/teknosains.v20i1.64519Keywords:
Capsicum annuum L. var. Lado, Cendawan patogen, Gejala penyakit, Penyakit tanaman, Uji patogenitasAbstract
Cabai merah keriting (Capsicum annuum L. var. Lado) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi namun rentan mengalami gagal panen akibat serangan cendawan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala serangan penyakit di lapangan serta jenis cendawan patogen penyebabnya. Metode penelitian meliputi isolasi, purifikasi, uji patogenitas (hipersensitivitas) pada daun tembakau, serta karakterisasi morfologi. Hasil observasi lapangan menemukan enam gejala penyakit utama, yaitu busuk buah antraknosa, busuk hitam pangkal batang, busuk batang, bercak daun Cercospora, penyakit embun bulu, dan hawar daun. Berdasarkan uji patogenitas, seluruh isolat mampu memicu gejala nekrosis pada daun tembakau yang mengindikasikan sifat patogenik. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa cendawan penyebab penyakit tersebut tergolong ke dalam genus Colletotrichum, Fusarium, Curvularia, dan Phytophthora. Dapat disimpulkan bahwa keempat genus cendawan tersebut merupakan agen penyebab utama berbagai penyakit yang mengancam produktivitas tanaman cabai merah keriting di lokasi penelitian.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eka Sukmawaty, Yunita Dwi Putri, Selis Meriem, Zuraidah Zuraidah, Fatmawati Nur, Hajrah Hajrah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This license allows authors to copy, redistribute, remix, transform, and build upon the Work, in any format or medium, for any purpose including commercial purpose, on a perpetual basis provided they credit the Work and the authors. Authors
must explain any changes that were made from the original and may not suggest the authors endorse the use. The resultant work must be made available under the same terms, and must include a link to the CC BY 4.0 International License.





