STRATEGI PENGEMBANGAN SOSIAL- EMOSIONAL ANAK USIA DINI DAN PERAN GURU PADA TK HAMNUR PATTALLASSANG KAB GOWA
DOI:
https://doi.org/10.24252/sipakallebbi.v9i2.64589Keywords:
Anak Usia Dini; Perkembangan Sosial-Emosional; Peran Guru; Pembelajaran Ber- basis Bermain; Pendekatan KualitatifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik pengembangan sosial-emosional anak usia dini serta peran guru dalam membangun lingkungan belajar yang aman, responsif, dan mendukung di TK Hamnur Pattallassang Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi secara berkesinambungan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki keterlibatan emosional yang positif dan memandang keberagaman karakter serta perbedaan ritme belajar anak sebagai bagian alami dari proses perkembangan anak usia dini. Pembelajaran berbasis bermain diterapkan secara konsisten dan terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan anak, kemampuan mengekspresikan emosi, kepercayaan diri, serta interaksi sosial dengan teman sebaya. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran secara terstruktur namun fleksibel, dengan menyesuaikan metode, media, dan strategi pembelajaran terhadap kondisi emosional dan tingkat konsentrasi anak. Selain itu, dukungan lingkungan sekolah, keluarga guru, dan keterlibatan orang tua murid berperan penting dalam menunjang keberhasilan pengembangan sosial-emosional anak. Faktor pendukung utama dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi kesiapan dan empati guru, suasana kelas yang kondusif, serta penggunaan media pembelajaran yang variatif dan menarik. Penelitian ini menegaskan bahwa peran guru yang reflektif, empatik, dan responsif menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan perkembangan sosial-emosional anak usia dini.
Downloads
References
Creswell, J. W. (2014). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset: Memilih di antara Lima Pendeka- tan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Pedoman Pembelajaran Bidang Pengembangan Sosial Emosional di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Depdiknas.
Goleman, D. (2016). Kecerdasan Emosional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Hurlock, E. B. (2011). Perkembangan Anak Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015). Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.
Jakarta: Kemendikbud.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Mulyasa, E. (2017). Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini. Bandung: Remaja Rosdakarya. Permendikbud Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan
Anak Usia Dini. Jakarta: Kemendikbud.
Permendikbud Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kemendikbud.
Santrock, J. W. (2018). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D).
Bandung: Alfabeta.
Sujiono, Y. N. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.
Susanto, A. (2015). Perkembangan Anak Usia Dini: Pengantar dalam Berbagai Aspeknya. Jakar- ta: Kencana.
Suyadi. (2014). Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Suyanto, S. (2005). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan
Nasional.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Jakarta: Depdiknas.
Wiyani, N. A. (2014). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Gava Media.
