Analisis Statistik Kegempaan Wilayah Sulawesi Selatan Periode 2006-2018

Indah Kurniawati, Rizky Muhammad Rahman

Abstract


Analisis keaktifan gempabumi di wilayah Sulawesi Selatan dapat diketahui dengan perhitungan statistik, hubungan frekuensi gempabumi terhadap magnitudo. Data diperoleh dari katalog gempabumi BMKG periode 1 Januari 2006 sampai 31 Desember 2018 dengan Mag > 3.4 untuk semua kedalaman yang dibatasi oleh koordinat 1.4°LS – 7° LS dan 118.2° BT-122.1°BT. Data gempabumi tersebut dikelompokkan berdasarkan wilayah (Spasial) per 0.1°lintang x 0.1°bujur. Perhitungan statistik dilakukan dengan menggunakan metode Maximum Likelihood. Berdasarkan perhitungan diperoleh aktifitas seismik tertinggi di sekitar Sesar Matano dan Sesar Saddang yang merupakan area paling aktif gempa di Sulawesi Selatan. Daerah aktifitas tertinggi memiliki a value dan b value yang tinggi, sesuai dengan aktifitas gempa dan heterogenitas batuan. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kerapuhan batuan, maka semakin tinggi pula aktivitas seismik yang terjadi di wilayah tersebut.


Keywords


Statistik, Gempabumi, a value, b value

References


Gutenberg, B., Richter, C. F. 1944. Frequency of earthquakes in California,Bulletin of the Seismological Society of America, 34, 4, pp. 185–188.

Gutenberg,B.and Richter, C.F., 1964.Earthquake magnitude, intensity, energy and acceleration. Bull. Seismol. Soc. Am.,32: 163-191.

Irsyam Masyhur, Wayan Sengara, Fahmi Aldiamar, SriWidiyantoro, Wahyu Triyoso, Danny Hilman, Engkon Kertapati, IrwanMeilano, Suhardjono, M.Asrurifak, M.Ridwan.2010. Ringkasan Hasil Studi Tim Revisi Peta Gempa Indonesia 2010. Bandung, 1 Juli 2010.

Ishimoto, M. and Iida, K., 1939. Bull.Earthquake Res. Inst., Univ. Tokyo 17:443-478.

Main, I. G., Meredith, P. G., Sammonds, P. R., 1992. Temporal variations in seismic event rate and b-values from stress corrosion constitutive laws,Tectonophysics, 211(1-4), 233-246.

Mogi, K., 1962. Magnitude-frequency relation for elastic shocks accompanying fractures of various materials and some related problems in earthquakes, 2nd paper, Bulletin of the Earthquake Research Institute, 40, pp.831-853.

Silver, E.A., McCaffrey, R., Joyodiwiryo, Y. & Stevens, S. .1983. Ophiolite emplacement and collision between the Sula Platform and the Sulawesi island are, Indonesia. Journal of Geophysical Research, 88, 9419-9435.

Stein, S., Wysession, M., 2003. An introduction to seismology, earthquakes, and earth structure, Blackwell Publishing, Boston.

Sutardji. 2006. Diktat Kuliah. Geologi Indonesia. Semarang.

White Lloyd T., Robert Hall, Richard A., Armstrong, Anthony J. Barber, Marcelle BouDagher fadel, Alan Baxter, Koji Wakita, Christina manning, and Joko Soesilo.2017. The geological history of the Latimojong region of western Sulawesi,Indonesia. Journal of Asian Earth Sciences 138 (2017) 72–91.

Wiemer, S., 2001. A software package to analyze seismicity: ZMAP,Seismological Research Letters, 72 (2), 374-383.




DOI: https://doi.org/10.24252/msa.v8i1.12942

Refbacks





Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Crossref Cited-by logo