REINTERPRETASI QS AL-RUM/30: 1-5 MELALUI TAFSIR TAḤLILĪ, LATE ANTEQUITY DAN TEOLOGI POLITIK
Keywords:
Surah Al-Rum, Late antiquity, tafsir tahliliAbstract
Penelitian ini mengkaji QS Al-Rum/30: 1-5 dengan menekankan pada analisis konteks late antiquity dan sosial politik. Penelitian ini termasuk kategori penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Kajian difokuskan pada analisis dan tekstual terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dengan menggunakan metode taḥlīlī serta menggunakan pendekatan late antiquity serta teori Gramsci mengenai mobilisasi agama dalam politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis QS Al-Rūm/30: 1-5 menunjukkan bahwa ayat-ayat tersebut tidak hanya merekam peristiwa historis peperangan antara Romawi dan Persia, tetapi juga menegaskan prinsip teologis bahwa seluruh urusan berada di tangan Allah swt. Kerangka Late Antiquity menempatkan QS Al-Rūm: 30/1-5 dalam konteks budaya dan politik Arab, Romawi, dan Persia, sehingga memperjelas bagaimana Al-Qur’an merespons konflik Byzantium–Persia dan membentuk pandangan sosial-religius masyarakat Arab awal. Analisis QS Al-Rum/30: 1-5 dari perspektif sosial-politik menunjukkan bahwa agama berfungsi sebagai instrumen mobilisasi sosial dan ideologis yang memperkuat solidaritas, keyakinan, dan semangat kolektif umat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pembacaan integratif yang memperluas tafsir taḥlīlī dari analisis internal teks menuju rekonstruksi konteks late antiquity dan pembacaan fungsi sosial-politik ayat melalui teologi politik Gramsci, sehingga memperluas cakrawala penafsiran dari analisis internal teks menuju rekonstruksi dunia sosial yang melingkupi pewahyuan dan penerimaan ayat.
References
REFERENCE
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muh. Awaluddin A

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3)Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





