Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Make A Match Pada Materi Asmaul Husna Kelas IV UPT SPF SD Inpres Cambaya 1 Tallo Kota Makassar

Authors

  • Misbahuddin Misbahuddin UPT SPF SD Inpres Cambaya

DOI:

https://doi.org/10.24252/gurutta.v4i2.67715

Keywords:

Make A Match, hasil belajar, Pendidikan Agama Islam, Asmaul Husna, pembelajaran kooperatif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Asmaul Husna melalui model pembelajaran Make A Match pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV UPT SPF SD Inpres Cambaya 1 Kecamatan Tallo Kota Makassar. Masalah yang dihadapi dalam pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya hasil belajar peserta didik terhadap materi Asmaul Husna, sehingga penelitian ini dirancang untuk menemukan solusi melalui model pembelajaran yang lebih kolaboratif dan interaktif.

Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus yang meliputi empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 20 peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil dari tiap siklus dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur peningkatan hasil belajar peserta didik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Make A Match secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Asmaul Husna. Pada siklus pertama, hasil belajar peserta didik mulai menunjukkan peningkatan, dan pada siklus kedua peningkatan tersebut menjadi lebih signifikan, dengan sebagian besar peserta didik mampu menghafal dan memahami makna Asmaul Husna dengan lebih baik.

Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik terhadap materi yang abstrak dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model pembelajaran serupa untuk materi lain dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam guna memperbaiki kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.

References

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta, 2010.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta, 2014.

Djamarah, Syaiful Bahri. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta, 2010.

Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar. Bumi Aksara, 2004.

Huda, Miftahul. Model-Model Pengajaran Dan Pembelajaran. Pustaka Pelajar, 2014.

Indonesia, Presiden Republik. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2003.

Kunandar. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Rajawali Pers, 2013.

Majid, Abdul, and Dian Andayani. Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi. Remaja Rosdakarya, 2006.

Mulyasa, E. Pengembangan Dan Implementasi Kurikulum 2013. PT Remaja Rosdakarya, 2016.

Rahim, Arif and others. Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif. Eureka Media Aksara, 2023.

Rusman. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Rajawali Pers, 2013.

Sanjaya, Wina. Penelitian Tindakan Kelas. Kencana, 2016.

Sudijono, Anas. Pengantar Statistik Pendidikan. Raja Grafindo Persada, 2011.

Sudjana, Nana. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya, 2010.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Alfabeta, 2017.

Topandra, Melchano and Hamimah. “Model Kooperatif Tipe Make A Match Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu Di Sekolah Dasar.” Jurnal Pendidikan Tambusai 4, no. 2 (2020): 1266–73.

Uno, Hamzah B. Model Pembelajaran. Bumi Aksara, 2012.

Downloads

Published

2024-07-30

How to Cite

Misbahuddin, M. (2024). Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Make A Match Pada Materi Asmaul Husna Kelas IV UPT SPF SD Inpres Cambaya 1 Tallo Kota Makassar. Gurutta: Journal of Learning, Teaching, and Instruction, 4(2), 95–106. https://doi.org/10.24252/gurutta.v4i2.67715

Issue

Section

Artikel