Qawa’idul Fiqhiyyah: Pengertian, Kedudukan Dalam Usul Fiqh, dan Sumber Pengambilannya
DOI:
https://doi.org/10.24252/gurutta.v6i1.69836Keywords:
Qawaidul Fiqhiyyah, Ushul Fiqh, Hukum Islam, Sumber Hukum, Maqashid al-syari’ahAbstract
Qawa’idul Fiqhiyyah merupakan salah satu cabang ilmu dalam khazanah hukum Islam yang berperan penting dalam menyederhanakan serta mensistematisasikan berbagai persoalan fiqh ke dalam kaidah-kaidah umum. Namun, pemahaman mengenai pengertian, kedudukan, dan sumber pengambilannya masih sering dipahami secara kurang tepat, khususnya dalam kaitannya dengan disiplin Ushul Fiqh. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengertian Qawa’idul Fiqhiyyah, menjelaskan kedudukannya dalam Ushul Fiqh, serta menguraikan sumber-sumber yang menjadi landasan pembentukannya. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan, membaca, mencatat, dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Qawa’idul Fiqhiyyah merupakan kaidah hukum yang bersifat umum dan menjadi alat untuk memahami berbagai persoalan fiqh secara lebih sistematis. Dalam hubungannya dengan Ushul Fiqh, Qawa’idul Fiqhiyyah berfungsi sebagai hasil generalisasi hukum fiqh sekaligus sarana untuk memudahkan penerapannya. Adapun sumber pengambilannya meliputi Al-Qur’an, hadis, ijma’, ijtihad ulama, dan maqashid al-syari’ah. Dengan demikian, Qawa’idul Fiqhiyyah memiliki posisi strategis dalam memperkuat pemahaman dan penerapan hukum Islam secara komprehensif.
References
Adang Muhamad Nasrulloh. (2023). Analisis sumber pembentukan Qawa’id Al-Ahkam beserta sejarah perkembangannya. Jurnal Kajian Islam, 7(1), 150–167.
Azam, A., & Hadi, A. (2020). Hadis sebagai sumber hukum Islam. Jurnal Studi Islam, 23(2).
Aziba, S. N., Zhumi, K. A., Purbowo, T., & Rozaq, S. A. (2025). Al-Qur’an sebagai sumber hukum: Al-Qur’an sebagai landasan utama dalam sistem hukum Islam. Jurnal Kajian Hukum Islam, 2, 20–30.
Handayani, A. Y., Amelwan, A., & Ushuluddin, F. (2025). Konsep ushul fiqih dan perbedaannya dengan fiqih serta Qawa’id Fiqhiyyah. Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII), 3(2), 215–226.
Kasim, M. (2020). Konsep dasar ijmak sebagai sumber hukum Islam. Jurnal Kajian Islam, 1(1), 28–43.
Muiz, A. (2020). Landasan dan fungsi Al-Qawa’id Al-Fiqhiyyah dalam problematika hukum Islam. Jurnal Hukum Islam, 3(1), 103–114.
Muhammad, Z. (2022). Fikih, ushul fikih dan Qawaid Al-Fiqhiyyah dalam lintasan sejarah.
NU Online. (n.d.). Tafsir Surat Al-Baqarah ayat 127: Pembangunan fondasi Ka’bah. https://nu.or.id/tafsir/tafsir-surat-al-baqarah-ayat-127-pembangunan-fondasi-kabah-pR7BV
Rauf, A. (n.d.). Maqasid syari’ah dan pengembangan hukum: Analisis terhadap beberapa dalil hukum. Jurnal Kajian Hukum Islam, 24–30.
Rizki Fadilah. (2025). Kedudukan Qawaid Fiqhiyah dalam penetapan hukum: Studi terhadap fatwa Majelis Ulama Indonesia. Jurnal Hukum Islam, 12(1), 208–216.
Said Reza Pahlevi. (2025). Qawaid Fiqhiyyah: Pengertian, urgensi mempelajari, ruang lingkup, periode pembentukan dan perkembangan kontemporer. Jurnal Kajian Keislaman, 5, 4883–4891.
Sunoto. (2023). Menelisik sumber-sumber hukum Islam. Jurnal Studi Islam, 10(2), 37–44.
Syahfitri, D., Anwar, C. M., Rezeki, M. Z. F., & Hasibuan, A. R. (2025). Ijma’: Sebagai sumber hukum Islam. Jurnal Kajian Syariah, 1, 227–231.
Zed, M. (2004). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hikmah Amaliyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


