Permukiman kumuh dan stunting di Kelurahan Macini Sombala Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.24252/teknosains.v19i3.61595Keywords:
Gizi anak, Kesehatan lingkungan, Kumuh, Permukiman, StuntingAbstract
Permukiman kumuh berkontribusi besar terhadap meningkatnya kejadian stunting pada anak. Kondisi hunian yang tidak layak mendorong munculnya penyakit infeksi, paparan lingkungan yang tidak aman, serta defisit asupan gizi rangkaian faktor yang mempertinggi risiko gangguan pertumbuhan. Riset ini menerapkan metode kuantitatif melalui rancangan deskriptif observasional. Subjek penelitian meliputi keseluruhan penduduk di wilayah Kelurahan Macini Sombala, Kota Makassar (N = 22.584 jiwa). Sampel dipilih secara acak sederhana dari rumah tangga dengan kepemilikan tempat tinggal pribadi, dengan ukuran 5–15% dari total populasi. Data diolah melalui statistik deskriptif dan diperkaya telaah kualitatif atas temuan lapangan. Validitas instrumen ditinjau pada aspek isi dan konstruk menggunakan uji korelasi Pearson serta analisis faktor. Hasil menunjukkan bahwa percepatan penurunan stunting di kawasan kumuh menuntut perluasan akses sanitasi dan air layak, penguatan layanan kesehatan, serta edukasi gizi dan pola asuh bagi orang tua/pengasuh. Temuan ini memberikan masukan bagi perumusan kebijakan penataan permukiman perkotaan di Kota Makassar dengan mempertimbangkan determinan lingkungan, sanitasi, sosial ekonomi, dan pendidikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Satria Mandala, Juni Juni, Sobirin Sobirin, Abdul Karim, Muh Akbar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This license allows authors to copy, redistribute, remix, transform, and build upon the Work, in any format or medium, for any purpose including commercial purpose, on a perpetual basis provided they credit the Work and the authors. Authors
must explain any changes that were made from the original and may not suggest the authors endorse the use. The resultant work must be made available under the same terms, and must include a link to the CC BY 4.0 International License.





