PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK MATERI ALJABAR PADA SISWA KELAS VII SMP

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24252/mapan.2025v13n2a8

Kata Kunci:

Algebra, Diagnostic Tests, Learning Difficulties, Two-Level Multiple Choice, Tessmer Model

Abstrak

Kesulitan belajar pada materi aljabar merupakan masalah umum yang dialami siswa kelas VII SMP, terutama dalam memahami simbol dan konsep dasar. Kondisi ini mengakibatkan rendahnya pemahaman dan munculnya miskonsepsi yang berdampak pada pencapaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes diagnostik berbentuk two-tier multiple-choice test guna mendeteksi hasil belajar siswa pada materi Aljabar. Proses pengembangan dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Tessmer yang mencakup tahap preliminary, self-evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-7 dan VII-10 MTsN 1 Banda Aceh sebanyak 60 siswa. Dari proses pengembangan, diperoleh 22 soal diterima, 10 soal direvisi, dan 6 soal dibuang. Analisis butir soal dilakukan secara kuantitatif menggunakan perangkat lunak Iteman untuk menilai validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 38 butir soal yang dikembangkan, 7 butir soal tergolong mudah, 31 butir soal tergolong sedang, dan tidak terdapat butir soal yang sulit. Reliabilitas tes sebesar 0,836 yang tergolong sangat tinggi. Tes diagnostik ini dapat digunakan guru untuk mengidentifikasi kesulitan belajar siswa sehingga dapat merancang strategi pembelajaran yang tepat sasaran.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

M. Duskri, UIN Ar-Raniry Banda Aceh

SINTA: http://sinta2.ristekdikti.go.id/authors/detail?id=6023795&view=overview

DECRIPTION

I'm a lecturer at Department of Mathematics, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. I interest to mathematics education, statistics dan evaluation.

Referensi

Bano, V. O., Marambaawang, D. N., & Njoeroemana, Y. (2022). Analisis kriteria butir soal ujian sekolah mata pelajaran IPA di SMP negeri 1 waingapu. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(1), 145–152. http://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/660#google_vignette.

Basri, K., Baidowi, J., & Turmuzi, M. (2021). Analisis butir soal ulangan semester ganjil mata pelajaran matematika kelas VIII SMP pada tahun ajaran 2018/2019. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 1(4), 682–694. https://doi.org/10.29303/griya.v1i4.107.

Dahiana, W. O., Herman, T., Nurlaelah, E., & Pereira, J. (2023). Student semiotic representation skills in solving mathematics problems. Jurnal Didaktik Matematika, 10(1), 34–47.

Duskri, M., Kumaidi, K., & Suryanto, S. (2014). Pengembangan tes diagnostik kesulitan Belajar matematika di SD. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 18(1), 44–56. https://doi.org/10.21831/pep.v18i1.2123.

Fitriati, S. W. (2016). Psychological problems faced by the year eleven students of MA nuhad demak in speaking english. English Education Journal, 6(1), 1–18.

McEachin, A., Domina, T., & Penner, A. (2020). Heterogeneous effects of early algebra across California middle schools. Journal of Policy Analysis and Management, 39(3), 772–800. https://doi.org/10.1002/pam.22202.

Mulyatiningsih, E. (2015). Metode penelitian terapan bidang pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Nabilah, A., Amalia, F., Angreini, H. S., Rahmi, M., Zulkarnain, I., & Fajriah, N. (2024). Pendekatan dalam pembelajaran matematika yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir logis dan kreatif pada siswa sekolah dasar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika (SENPIKA), 2, 364–372.

Ningroom, R. A. A. (2025). A two-tier multiple-choice diagnostic test to find student misconceptions about the change of matter. Journal of Education and Learning, 19(2), 1144-1156. https://doi.org/10.11591/edulearn.v19i2.21478.

Noprianti, E., & Utami, L. (2017). Penggunaan two-tier multiple choice diagnostic test disertai CRI untuk menganalisis miskonsepsi siswa. Jurnal Tadris Kimiya. https://doi.org/10.15575/jtk.v2i2.1876.

Nugraha, N., Kadarisma, G., & Setiawan, W. (2019). Analisis kesulitan belajar matematika materi bentuk aljabar pada siswa SMP kelas VII. Journal on Education, 1(2), 323–334. https://doi.org/10.31004/joe.v1i2.72.

Nursalam. (2016). Diagnostik kesulitan belajar matematika: studi pada siswa SD/MI di kota makassar. Lentera Pendidikan Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 19(1), 1–15. https://doi.org/10.24252/lp.2016v19n1a1.

Rahayu, G., Kurniati, D., Jatmiko, D. D. H., Lestari, N. D. S., & Ambarwati, R. (2022). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa smp dalam memecahkan masalah matematika materi bentuk aljabar ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif. Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT), 8(2), 207–216. https://doi.org/10.25134/jes-mat.v8i2.6372.

Sinabang, F. S., Lumbantoruan, N., Morina, F., Sagala, R. M., & Tanjung, S. R. (2025). Kompetensi pembelajaran aljabar atau berfikir aljabar: ekplorasi bagi calon guru matematika. As-Salam: Journal Islamic Social Sciences and Humanities, 3(1), 75–85. https://ejournal.as-salam.org/index.php/assalam/article/view/90.

Singarimbun, M., & Effendi, S. (1995). Metode penelitian survai. Jakarta: LP3ES.

Sriyanti, A., Mania, S., & Hairani, N. (2019). Pengembangan instrumen tes diagnostik berbentuk uraian untuk mengidentifikasi pemahaman konsep matematika wajib siswa MAN 1 makassar. De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 57–69. https://doi.org/10.36277/defermat.v2i1.40.

Sutiani, C., Herawati, L., & Hermanto, R. (2024). Pengembangan instrumen tes diagnostik untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada materi operasi bilangan bulat. Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 11(1), 70–80. https://doi.org/10.26714/jkpm.11.1.2024.70-80.

Syaifuddin, M., Darmayanti, R., & Rizki, N. (2025). Development of a two-tier multiple-choice (TTMC) diagnostic test for geometry materials to identify misconceptions of middle school students. Jurnal Silogisme. https://doi.org/10.24269/silogisme.v7i2.5456.

Triyono, T., Masrukan, M., & Mulyono, M. (2023). Pengembangan tes diagnostik matematika kurikulum merdeka. Prisma, 12(2), 560–569.

Tukiyo, T., Efendi, M., Solissa, E. M., Yuniwati, I., & Pranajaya, S. A. (2025). The development of a two-tier multiple-choice diagnostic test to detect students’ misconceptions in learning process. Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan. https://doi.org/10.55352/mudir.v5i1.33.

Widayanti, F. D., Rahayuningsih, S., Yuliana, F., & Christian, S. (2025). Analisis kesulitan belajar matematika pada siswa kelas V MI. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 580–590. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5145.

Wulandari, S., Hajidin, H., & Duskri, M. (2020). Pengembangan soal higher order thinking skills (HOTS) pada materi aljabar di sekolah menengah pertama. Jurnal Didaktik Matematika, 7(2), 200–220. http://jurnal.usk.ac.id/DM/article/view/17774.

Diterbitkan

2025-12-29

Cara Mengutip

Widyawati, H., & M. Duskri. (2025). PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK MATERI ALJABAR PADA SISWA KELAS VII SMP. MaPan : Jurnal Matematika Dan Pembelajaran, 13(2), 383–404. https://doi.org/10.24252/mapan.2025v13n2a8

Terbitan

Bagian

Vol. 13 No. 2

Artikel Serupa

> >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.